Selasa, 09 Juni 2009

Pendidikan Lingkungan Hidup

  • Kendala dalam pelaksanaan PLH
dalam pelaksanaan PLH selama ini, dijumpai berbagai situasi permasalahan yang dapat dianggap sebagai kendala dalam pelaksanaan PLH, antara lain:
a. rendahnya partisispasi masyarakat untuk berperandalam PLH yang sisebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap permaslahan pendidikan lingkungan yang ada, rendahnya komitmen masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
b. pemahaman para pelaku pendidikan terhadap pendidikan lingkungan yang masih terbatas. hal ini dapat dilihat dari persepsi para pelaku pendidikan yang lingkungan hidup yang sangat bervariasi.
c. kurangnya komitmeb pelaku pendidikan juga mempengaruhi keberhasilan pengembangan PLH. dalam jalur pendidikan formal, masih ada kebijakan sekolah yang menganggap bahwa PLH tidak begitu penting sehingga membatasi ruang dan kreativitas pendidikuntuk mengajarkan secara komperehensif.
d. materi dan metode pelaksanaan PLH yang selama ini digunakan dirasakan belum pelestaria lingkungan hidup menjadi tidak utuh. disamping itu, materi dan metode pelaksanaan PLH yang tidak aplikatif kurang mendukung penyelesaian permasalahan lingkungan hidup yang dihadapi didaerah masing-masing.

Kamis, 14 Mei 2009

Pengertian Pembelajaran Terpadu

Pengertian pembelajaran terpadu dapat dilihat sebagai:

1. pembelajaran yang beranjak dari suatu tema tertentu sebagai pusat perhatian (center of interest) yang diunakan untuk memahami gejala-gejala dan konsep lain, baik yang berasala dari bidang stusi yang bersangkutan maupun dan perkembangan anak.
2. suatu pendekata pembelajaran yang menghubungkan berbagai bidang studi yang mencerminkan dunia nyata di sekeliling dan dalam rentang kemampuan dan perkembangan anak.
3. suatu cara untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan anak secara simultan.
4. merakit atau menggabungkan sejumlah konsep dalam beberapa bidang studi yang berbeda dengan harapan anak akan belajar dengan lebih baik dan bermakna.

Karakteristik Pembelajaran Terpadu

Sebagai suatu proses, pembelajaran terpadu memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
a. berpusat pada anak (student center). Dikatakan student center karena pada dasarnya pembelajaran terpadu memberikan keleluasaan pada sisiwa baik secara individu maupun kelompok. Siswa dapat aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep/prinsip dari suatu pengetahuan yang harus diketahui anak sesuai dengan perkembangannya.
b. Memberikan pengalaman langsung pada anak. Pengalaman lansung juga dapat dikatakan sebagai pengalaman autentik, dimana dengan pengalaman langsung anak lebih mudah memahami pelajaran dan hasilnya juga lebih baik karena sesuai dengan ilmu pengetahuannya. Anak sekolah dasar mendapatkan ilmu pengetahuannya dengan cara progresiv learning (secara berkelanjutan).
c. Pemisah antar bidang studi tidak begitu jelas.
d. menyajikan konsep dari berbagai bidang studi dalam suatu proses pembelajaran.
e. Bersifat luwes.
f. menekankan pembentukan pemahaman dan kebermaknaan.
g. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan anak.